
Kata Pernikahan berasal dari bahasa Arab yaitu ‘An-Nikah’ yang mempunyai beberapa makna. Menurut bahasa, kata nikah berarti berkumpul, bersatu dan berhubungan. Pernikahan adalah suatu bentuk keseriusan dalam sebuah hubungan. Di dalam Islam, pernikahan merupakan suatu bentuk ibadah. Penyatuan dua insan, laki-laki dan perempuan ini diharapkan menjadi media dan tempat yang sempurna untuk mendapatkan pahala dan ridho dari Allah SWT. Oleh karena itu, pernikahan dalam islam merupakan sesuatu yang sakral. Jadi sebisa mungkin harus dijaga bahkan hingga maut memisahkan.
Dari pengertian di atas, maka untuk sebagian orang melaksanakan pernikahan haruslah dilaksanakan dengan persiapan yang matang. Hal ini dikarenakan agar pernikahan yang sacral menjadi sesuatu yang berkesan untuk kenangan di kemudian hari. Karena seyogyanya pernikahan diharapkan sekali seumur hidup. Agar acara pernikahan bisa berjalan dengan baik dan meninggalkan kesan yang mendalam, maka sebaiknya persiapan pernikahan dilakukan jauh-jauh hari sebelum digelarnya acara. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan atau dipersiapkan untuk melaksanakan pernikahan. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini. Banyak hambatan dalam melaksanakan acara pernikahan. Acara pernikahan tidak bisa berlangsung seperti biasanya.
Pandemi Covid-19 membuat penyelenggaraan pernikahan berbeda dengan di kondisi biasa. Saat pandemi, banyak pasangan hanya memilih untuk menyelenggarakan akad nikah saja tanpa resepsi. Sebab, ada imbauan bahkan larangan berkumpul demi mencegah penyebaran virus corona baru. Namun, bagi sebagian besar orang, merayakan pernikahan dengan pesta di tengah pandemi juga masih menjadi pilihan. Bagi pasangan yang masih ingin merayakan pernikahan, maka perlu menghitung estimasi biaya secara cermat agar tidak terjadi pembengkakan anggaran.
Berikut akan dibahas tentang tips persiapan pernikahan di masa pandemi seperti sekarang ini, agar pernikahan tetap meninggalkan kesan yang tidak akan terlupakan. Pemanfaatan tekhnologi menjadi satu cara pasti agar perencanaan pernikahan lebih praktis dan efisien.
- Tentukan Konsep Pernikahan
Hal pertama yang harus dilakukan dalam persiapan pernikahan adalah apa konsep pernikahan yang akan dilaksanakan. Konsep pernikahan mencakup adat modern, tradisional ataupun kontemporer. Untuk tempat konsepnya bisa indoor ataupun outdoor. Pemilihan warna, motif adat, dan dekorasi bunga harus disesuaikan dengan konsep pernikahan.
- Kumpulkan Referensi Secara Daring
Di era pandemi seperti ini, dengan segala keterbatasan, maka mengumpulkan referensi untuk vendor, seperti tempat pelaksanaan pernikahan, WO, Rias Pengantin, catering, Fotografi, Dekorasi, Souvenir dan semua hal yang diperlukan dalam pernikahan sebaiknya dilakukan secara daring.
- Pahami Syarat dan Ketentuan Vendor
Sebelum memilih vendor, calon pengantin sebaiknya menanyakan terlenih dahulu terkait syarat dan ketentuan masing-masing vendor. Terutama dalam hal kemungkinan adanya penundaan atau pembatalan pernikahan yang diakibatkan force majeure, selama masa pandemi.
- Membuat Alokasi Anggaran Pernikahan
Alokasi anggaran pernikahan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam perencanaan pernikahan. Buatlah daftar harga serta anggaran biaya yang akan digunakan. Hal ini akan membuat kamu lebih fleksibel dalam memilih apa saja yang dibutuhkan untuk menggelar pesta pernikahan. Untuk anggaran venue dan catering, alokasikan sebesar 30% dari anggaran pernikahan. Untuk kebutuhan dokumentasi dan dekorasi diperlukan 0% dari anggaran pernikahan. Di saat pandemi seperti sekarang ini, wajib untuk menyediakan anggaran sebesar 15% khusus untuk penanganan protokol kesehatan, seperti tes swab, antigen atau PCR.
- Menentukan Siapa Saja yang Akan diundang
Dikarenakan era pendemi yang diharuskan utuk pembatasan jumlah undangan agar memenuhi protocol kesehatan, maka kamu harus memilih siapa saja yang paling penting kamu undang.
- Bagikan Momen Spesial
Karena adanya pembatasan jumlah tamu undangan, maka salah satu cara untuk mengatasinya adalah membagikan momen special pernikahan melalui video streaming.
Itulah beberapa tips persiapan pernikahan yang praktis dan efisien yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan dalam melakukan perencanaan pernikahan. Semoga bermanfaat.